Sinopsis Meloholic Episode 3 Part 2

Sinopsis Meloholic Episode 3 Part 2

Sumber Gambar: tvN


Yeo Jin kebetulan lewat, ia melihat Eun Ho lalu berhenti untuk menyapa.

"Halo. kau mau pergi?"

Eun Ho terpikir sesuatu, ia melihat sekuter Yeo Jin lekat-lekat.


Akhirnya ia pergi ke Jeongdongjin menggunakan sekuter Yeo Jin.

Batin Eun Ho: Apa yang dia pikirkan? Tidak. Dia tidak boleh bertindak bodoh.


Ye Ri memeluk kotak berisi barang kenangan itu, ia kemudian membukanya dan melihat foto-fotonya.


Ye Ri teringat sesuatu, dulu mantan pacarnya sering mengerjainya. Mereka pernah berlibur bersama kesana dan berfoto bersama.

"Oppa! Ayo kemari lagi tahun depan."

"Baik. Ayo kemari lagi."

"Saat itu, aku sudah akan menjadi mahasiswa. Oppa juga akan menjadi penulis terkenal setelah menang kontes. Jangan meninggalkanku saat kau terkenal nanti."

"Ye Ri-ya."

"Ya?"

"Bisakah kau mendampingiku.. apa pun yang terjadi?"

"Tentu saja. Aku akan selalu mendampingimu. Kita akan bersama sampai akhir, bukan?"

"Tentu saja. Aku akan selalu berada di sisimu. Sebagaimana dirimu yang berada di sisiku."


Ye Ri merobek semua foto itu lalu membuangnya ke laut.

"Selamat tinggal."


Eun Ho datang tepat saat itu, ia berlari sekuat tenaga menuju Ye Ri, memohon agar Ye Ri tidak melakukannya. Dan setelah sampai pada Ye Ri, ia langsung memeluknya.


Eun Ho: Jangan bunuh diri. Aku tidak ingin kau mati. Apa Cinta lebih penting? Bisa-bisanya kau berpikir untuk bunuh diri.

Ye Ri: Lepaskan aku dahulu.

Eun Ho: Tidak akan kulepaskan. Tidak akan pernah. Pikirmu dia akan peduli jika kau melakukan ini? Kau yang rugi jika bunuh diri. Temukanlah orang yang lebih baik darinya dan hidup bahagia. Begitulah cara membalas dendam kepadanya.

Ye Ri: Tunggu.

Eun Ho: Entah aku harus bagaimana jika kau bunuh diri.

Ye Ri mendorong Eun Ho, lalu bertanya siapa yang mau bunuh diri. Eun Ho menjawab Ye Ri. Ye Ri bungung, dirinya? Kenapa? Kenapa ia harus bunuh diri?


Eun Ho terkejut, jadi Ye Ri tidak akan bunuh diri?


Setelahnya, Eun Ho tidak berani menunjukkan wajahnya pada Ye Ri, ia terlalu malu. Ye Ri lalu mengulurkan sapu tangannya. Eun Ho menolaknya, ia terlalu malu.

Kilas Balik..


Jadi Joo Seung waktu itu dan Ye Ri bicara melalui pesan FB. Joo Seung mengirimkan foto jadul Eun Ho pada Ye Ri. Ye Ri melihat semua itu dan ia tidak sanggup menahan tawanya.


Lalu saat di perpustakaan, Ye Ri melihat Eun Ho sengaja menabrak seorang gadis yang ketiduran, karena pria yang dekat dengan gadis itu mengintip rok-nya.

Ye Ri menyadari kalau Eun Ho orangnya baik.

Kilas Balik Selesai..


Ye Ri berkomantar kalau Eun Ho rewel sekali, juga selalu siap bertindak. Kenapa juga Eun Ho mengikutinya sampai ke sini?

"Kukira kau akan bunuh diri!"

"Kau juga imajinatif."


Ye Ri puas menertawakan Eun Ho. Eun Ho menyuruhnya berhenti tapi Ye Ri makin ngakak. Akhirnya Eun Ho ikut tersenyum juga.

"Kau cantik sekali saat tertawa." Aku Eun Ho saat Ye Ri berhenti ketawa.


Kemudian Eun Ho mendekati Ye Ri. Eun Ho melihat ada sesuatu di rambut Ye Ri, ia mengambilnya. Dan itu mengakibatkan jarak wajah mereka semakin dekat.


Eun Ho siap mencium Ye Ri. Ye Ri juga menutup matanya. Tapi kemudian ada yang memanggil Ye Ri.


Eun Ho mendesah karena gagal. Ternyata  yang menyapa adalah teman SMA Ye Ri. Dulu Ye Ri sekolah disana, jadi disana kampung halaman Ye Ri.


Ye Ri bertanya berapa waktu Eun Ho untuk lari 100 meter. Eun Ho menjawab 15 detik, kenapa? Ye Ri mengajak Eun Ho berlari.


Teman Ye Ri itu mengejar mereka. Eun Ho lalu menggandeng Ye Ri, mengajaknya lari bersama.

Ye Ri melupakan sapu tangannya dan orang berpakaian serba hitam mengambil sapu itangan itu.


Mereka berlari ke pemukiman dan jalannya menanjak gitu. Tapi teman Ye Ri tidak menyerah dan terus mengejar mereka. Namun Ye Ri dan Eun Ho malah menikmati pelarian ini.


Eun Ho kemudian mengajak Ye Ri menyamar. AKhirnya mereka bisa lolos. Saat itu, mereka masih saling bergandengan. Eun Ho bertanya, apa Ye Ri masih tidak tertarik?

"Apa?"

"Aku. Kau masih tidak menyukaiku? Jika tidak, berpalinglah."


Ye Ri menutup matanya lagi tapi mereka kembali. Ye Ri langsung melepaskan tangan Eun Ho. Ia akan perli lebih dulu dan meminta Eun Ho menyusul nanti.


Eun Ho terpisah dengan Ye Ri, ia menelfon tapi ponsel Ye Ri tidak aktif. Eun Ho mengeluh karena ia kebetulan tidak membawa uang dan ia sekarang lapar. Tapi saat mengingat kejadian di tangga tadi Eun Ho senyam-senyum sendiri.


Eun Ho melihat dua teman Ye Ri tadi, mereka sedang mengajak turis jalan bareng tapi mereka dua wanita itu tidak tertarik. Eun Ho mau kabur tapi tidak jadi, ia masih lapar.


Jadi Eun Ho makan bersama mereka. Mereka mentraktir Eun Ho karena Eun Ho telah berhasil membuat dua gadis tadi mau jalan bersama besok.

"Bagaimana caramu mengubah pikiran mereka? Tolong beri tahu kami caranya."
"Hentikan. Dia sedang makan. Ini restoranku. kau bebas makan apa saja."
"Pesanlah apa pun. Pesanlah sesuatu yang mahal."

Lalu mereka bertanya, apa hubungan Eun Ho dan Ye Ri. Eun Ho menjawab kalau ia pacarnya Ye Ri. Mereka heran, apa Eun Ho baik-baik saja? Lalu mereka mulai cerita.

Kilas Balik..


Saat SMA Ye Ri termasuk popoler, ia pernah ditembak oleh Ketua OSIS Noh Sang Deok, di depan teman-teman sekelasnya.


Tapi kemudian Sang Deok cidera dan jadi benci banget sama Ye Ri. Ye Ri mendekat tapi ia menghindar. Ye Ri tanya apa yang terjadi, tapi Sang Deok tidak menggubrisnya.

Penjelasan teman: Rumornya, Ye Ri-lah yang mematahkan tangannya. Mulanya, itu hanya rumor.


Ye Ri juga pernah ditembak oleh anak pindahan.

"Di atas sini cukup menakutkan, tapi aku mampu karena perasaanku kepadamu lebih besar. Aku menyukaimu."

Semua orang iri pada Ye Ri.


Namun semuanya pergi saat Joo Ri menguasai tubuh Ye Ri. Joo Ri bak preman saat disekolah, ia kasar dan kuat, jadi gak ada yang berani padanya.

Si anak pindahan mendatangi Joo Ri dengan menggunakan kruk. Ia hampir menangis.

"Yaa! Han Ye Ri! Teganya kau berbuat begitu. Padahal aku begitu menyukaimu."

"Cerewet sekali." Gumam Ye Ri lalu membesarkan volume musik yang didengarkannya.

Penjelasan teman: Mereka naik gunung begitu mulai berpacaran. Kaki Sang Won pun patah. Tidakkah itu aneh? Mereka bisa pergi ke pantai. Aneh mereka memilih naik gunung. Semua pacarnya selalu kecelakaan atau tertimpa kejadian buruk.

Kilas Balik Selesai..


Semua orang celaka jika dekat-dekat dengan Ye Ri, makanya orang-orang bilang kalau Ye Ri itu pembawa sial, lalu Ye Ro keluar dari sekolah.


Sekarang Eun Ho paham kenapa Ye Ri tidak tertarik berpacaran karena tidak mudah bagi sebagian orang.


Eun Ho heran, kenapa tadi mereka mengejar Ye Ri. Mereka berdua hanya gembira melihat Ye Ri dan mereka berpesan agar Eun Ho hati-hati.


Ye Ri jalan di tempat yang sepi dan orang yang tadi mengambil sapu tangannya mengikutinya. Ye Ri sadar kalau ia sedang diikuti, jadi ia berlari kencang (kata teman-temannya tadi lari Ye Ri kenceng banget).


Di belokan Ye Ri berpapasan dengan Eun Ho. Ia terkejut sampai jatuh. Eun Ho khawatir, apa Ye Ri baik-baik saja?


Eun Ho lalu melihat kebelakang Ye Ri, ia melihat orang itu, ia mengejarnya tapi setengah-setengan, jadi orang itu berhasil kabur. Eun Ho berhenti dan teringat Ye Ri, lalu ia kembali.


Eun Ho berpesan agar Ye Ri membawa pengisi daya ponsel lain kali soalnya mereka tidak tahu apa yang akan terjadi.

"Kau baik-baik saja?"

"Ya." Jawab Ye Ri.


Eun Ho lalu berkata kalau ia sudah mendengar semuanya dari teman-teman Ye Ri.

"Apa maksudmu?"

"Alasanmu enggan berpacaran."

"Mereka bilang apa?"

"Mereka bilang, hal buruk menimpa orang-orang yang kau sayangi. Semacam kutukan."


Eun Ho memastikan, ia tidak akan terluka. Jadi.. Hye Ri mau kan jadi pacarnya? Ye Ri melihat sekeliling. Eun Ho lalu menghitung sampai tiga dan tidak terjadi apa-apa padanya, ia menggunakan itu sebagai bukti.

"Semua akan baik-baik saja walau kau mulai menyukaiku. Akan kupatahkan kutukan itu. Jadi, tidak perlu takut memasuki hatiku. Aku menyukaimu. Aku menyukaimu, Han Ye Ri. Aku bisa menjamin. Aku tidak akan terluka karena menyukaimu."


Eun Ho menjelaskan kata-kata bijak yang pernah ia dengar, "Menyukai seseorang itu keajaiban. Sudah sepatutnya menyukai seseorang dengan seluruh jiwa dan raga."


Namun sebenarnya yang dikatakannya itu adalah kata-kata Ye Ri sendiri saat pertama kali mereka bertemu di tepi sungai Han.


Eun Ho bersedia melakukannya karena itu keajaiban.


Kemudian kembang api meluncur kelangit. Tapi keduanya bukannya memandangi kembang api itu malah saling memandang wajah masing-masing.

Dan tanpa mereka tahu, orang yang mengejar Ye Ri tadi memperhatikan dari jauh.


Ye Ri dan Eun Ho kembali ke Seoul menggunakan sekuter Yeo Jin. Menyenangkan sekali.


Ye Ri ingat saran Yeo Jin untuk mengatakan sisi buruknya pada Eun Ho.

Ye Ri: Bagaimana? "Aku punya kepribadian lain. Bisakah kau berhati-hati di tempat ramai?" Seperti itu? Kau tidak menganggap ini serius.

Yeo Jin: Katamu kau lelah dipecat dari kerja paruh waktumu. Kau juga harus berganti bimbingan belajar berkali-kali. Kini tidak ada tempat bimbel yang bisa kau tuju. Sebaiknya beri tahu dia sebelum dia mengetahuinya. Maka kau juga bisa menghentikan dirimu. Bukan begitu?


Ye Ri ingin bilang sesuatu pada Eun Ho, tapi Eun Ho tidak dengar karena anginnya terlalu kenceng. Jadinya Ye Ri memajukan kepalanya dan Eun Ho menoleh kesamping. Hal itu menjadikan bibir mereka saling bertemu tanpa sengaja.


Eun Ho bengong, untung mereka tidak kecelakaan.


Tapi masalah lain muncul, Rem sekuternya tidak berfungsi. Ye Ri panik. Eun Ho lalu mengajaknya melompat dalam hituangan ketiga.


Eun Ho menghitung sampai tuga dan keduanya lompat dari sekuter. Mereka jatuh di jalan.


Saat itu, Eun Ho teringat pada orang yang menyerangnya malam itu.

Batin Eun Ho: Siapa kau? Kau pembunuh berantai itu. Benar, bukan?

Kalau disorot kakinya, orang itu sepertinya seorang wanita. Soalnya kakinya ramping banget. Tapi ini murni dugaanku saja.
loading...

0 Response to "Sinopsis Meloholic Episode 3 Part 2"

Post a Comment